Bahagia menjadi ibu rumah tangga

Saya lulusan sarjana ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Diponegoro Semarang tahun 1998 jurusan administrasi niaga. Mulai bekerja tahun 1999 hingga 2003,mulai sebagai interviewer, penjaga toko, staff keuangan, marketing, manajer keuangan dan terakhir sebagai dosen. Setelah puas dengan semua pekerjaan itu, sejak menikah tahun 2003 memutuskan untuk memilih menjadi ibu rumah tangga. Saya tidak menyesal telah memilih hanya menjadi ibu rumah tangga, meskipun banyak yang menyayangkan kenapa tidak bekerja (padahal bekerja sebagai  ibu rumah tangga lebih berat lho…..).Sarjana kok nganggur….begitu kalimat yang sering kudengar, anjing menggonggong kafilah berlalu, cuek aja saya mendengarnya. Lha wong orang tua yang membiayai kuliah aja nggak protes atas keputusan anaknya, kok orang lain yang sewot…..hehe…..

Setelah anak – anak lahir tahun 2006 dan 2008, semakin saya rasakan bahagianya menjadi ibu rumah tangga, mengurus rumah, menemani anak-anak bermain, mengatur uang belanja, dll. Disaat yang lain bingung mencari asisten rumah tangga untuk menemani anak-anak mereka, saya asyik saja dirumah bersama anak-anak.

Bahagia menjadi ibu rumah tangga karena saya tidak kuatir dengan keselamatan anak – anak saya. Dan yang paling membahagiakan adalah saya bisa membantu mengurangi pengangguran…..Bahkan saya bisa membuka lapangan pekerjaan untuk diri sendiri dengan berdagang di rumah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s